Menghasilkan kualitas rekaman yang bagus

  • -

Menghasilkan kualitas rekaman yang bagus

TranscriptDOC Р Kualitas dari hasil transkrip sangat tergantung dari kualitas audio atau video rekaman atau suara dari pembicara dalam suatu diskusi atau wawancara. Bagi pelanggan dan calon pelanggan yang berencana melakukan wawancara atau diskusi atau pertemuan, silakan mempertimbangkan beberapa hal yang akan kami berikan agar kualitas audio dan hasil transkrip lebih baik dan dapat digunakan bagi pengambilan keputusan.

Kami tidak pernah lelah berbagi informasi tentang tips satu ini karena dari pengalaman masih banyak kualitas audio yang buruk sehingga kualitas hasil transkrip juga tidak memadai.

  • Bicara dengan pelafalan dan intonasi yang jelas. Jangan bicara terburu-buru atau menggumam atau dengan suara rendah.
  • Aturlah agar setiap orang bicara bergantian agar suara tidak tumpang tindih dan menganggu pesan yang ingin disampaikan orang lain.
  • Jika merekam menggunakan perekam digital, gunakan konfigurasi mic yang maksimal meskipun ukuran berkas akan lebih besar. Hal ini untuk menghindari kesalahan transkrip.
  • Dalam proses diskusi yang menggunakan speaker dan di ruangan yang besar, letakkan alat perekam dengan jarak yang aman agar suara tidak terlalu besar atau bergema. Untuk mengetahui jarak yang aman, cobalah merekam sebentar dan dengarkan hasilnya.
  • Lakukan proses perekaman di tempat yang bebas gangguan dari suara bising atau suara latar dari kipas angin, musik, percakapan orang lain dan sumber lain. Kalaupun suara latar tidak dapat dihindari, buatlah jarak aman sehingga tidak terdengar lebih keras daripada suara yang ingin direkam.
  • Dalam FGD atau diskusi kelompok, pastikan setiap peserta berbicara dengan jelas atau gunakan lebih dari 1 alat perekam agar dapat menangkap suara dari seluruh peserta. Jika dimungkinkan, bisa menggunakan mic wireless yang bisa dipakai bergantian.
  • Jika Anda hanya satu mic dan alat perekam, maka pastikan seluruh peserta berada di jarak yang sama dengan alat perekam dengan suara yang lantang. Jika hal tersebut sulit dilakukan, letakkan alat perekam dekat dengan/diarahkan ke narasumber utama yang pendapatnya dianggap paling penting untuk ditranskrip.
  • Dalam sesi tanya jawab, minta peserta untuk mendekati mic atau panitia membawakan wireless mic ke peserta. Jika hal itu sulit dilakukan, mintalah pada moderator untuk mengulang pertanyaan yang diajukan sebelum narasumber memberikan jawaban.
  • Gunakan alat perekam yang bagus dan mic yang sensitif.
  • Buatlah daftar pembicara, agenda pertemuan, dan informasi rujukan lain yang dapat digunakan selama proses mentranskrip.
  • Gunakan format audio atau video yang umum digunakan seperti MP3, WMA, WAV, AVI, 3GP, MOV, atau MP4.

Tips terakhir adalah coba dengarkan kualitas audio atau video yang sudah Anda buat sebelum dikirimkan ke jasa transkrip wawancara. Jika Anda mengalami kesulitan mendengarkan dan menuliskannya maka itu juga yang kami alami.

Semoga artikel ini membantu untuk menghasilkan rekaman audio atau video yang lebih baik.

Sumber gambar: http://audiophile.ph/images/products/gallery/gallery-2e155a5692.jpg