Penggunaan transkrip dalam penelitian kualitatif

  • -

Penggunaan transkrip dalam penelitian kualitatif

Rekaman audio dan video merupakan sumber utama data dalam penelitian kualitatif. Saat ini semakin banyak literatur yang membahas mengenai proses transkrip atau alih bentuk dari rekaman audio menjadi rekaman tertulis. Biasanya fokus penelitian terkait dengan analisis sosio-linguistik dan wacana.

Secara umum, ada pandangan bahwa transkrip membangun makna dari pembicaraan atau tindakan daripada mereproduksi apa yang disampaikan. Beberapa peneliti sosial menilai peran penting pemilihan kata yang digunakan dalam transkripsi dan deskripsi perilaku pembicara yang ‘ditujukan untuk menangkap keberadaan sesuatu secara independen dari proses transkripsi’. Dalam proses transkripsi, ada makna yang di-‘konstruksi’ dan yang ‘terberi’. Peneliti perlu berhati-hati untuk mengenali keduanya.

Setiap peneliti memahami bahwa kualitas transkrip menjadi salah satu instrumen penting karena hasilnya berpotensi mempengaruhi analisis peneliti dari data yang dikumpulkan. Saat ini menjadi hal yang umum bagi akademisi atau peneliti sosial untuk memperkerjakan orang lain (transkriptor) untuk menuliskan rekaman audio atau video untuk tujuan pengumpulan data. Kontrol kualitas sepenuhnya berada di tangan peneliti sehingga dia harus cermat memilih transkriptor. Sebagian besar transkriptor yang bekerja di TranscriptDOC pernah melakukan penelitian baik itu untuk tugas kuliah, skripsi atau profesi. Oleh karena itu, kami memahami pentingnya melakukan transkripsi sesuai permintaan pelanggan dan sebesar mungkin dapat memberi konteks ekspresi pembicara. Pada saat yang sama, TranscriptDOC tidak memasukkan interpretasi pribadi dan murni menuliskan apa yang diucapkan pembicara.

Dalam konteks pembicaraan lisan, apa yang tidak dikatakan mungkin bisa mengungkapkan berbagai hal yang diucapkan. Oleh karena itu, panjang pendeknya jeda atau diam antar kalimat, pemilihan kata oleh pembicara, intonasi pembicara bisa memiliki makna dan menjadi konteks penting dari tema yang sedang diteliti.

Seringkali jumlah informan yang diteliti sangat besar sehingga peneliti memerlukan bantuan profesional transkriptor untuk mentranskrip hasil wawancara. Peneliti perlu mengetaui pengalaman dan contoh transkrip yang pernah dilakukan transkriptor itu sebelumnya karena hasil transkrip ikut menentukan hasil analisis yang dilakukan. **

Sumber gambar: https://medanth.wikispaces.com/file/view/Word%20Cloud.png/514969968/702×313/Word%20Cloud.png