Category Archives: Article

Melatih Mitra untuk Meningkatkan Kualitas Layanan

Salah satu tantangan dalam melakukan usaha jasa transkrip adalah memastikan bahwa mitra mengetahui, memahami, dan sudah terlatih dengan panduan kualitas kerja. Hal ini perlu dilakukan sebelum mulai bekerja dan menyediakan tenaga editor sebagai pengendali kualitas (quality control). Panduan bagi mitra perlu dibuat dengan padat, ringkas, dan jelas. Jika perlu, dibuat dalam bentuk video dan memberikan hasil akhir yang diharapkan. Dengan begitu, mitra memiliki acuan hasil yang diharapkan.

Ada baiknya perusahaan mengalokasikan anggaran untuk melakukan training atau pelatihan. Kemudian ditindaklanjuti dengan komunikasi secara personal ke tim editor yang dapat ditanya kapanpun. Tim yang sudah memahami dan melakukan kerja sesuai panduan akan meringankan kerja tim editor dan mempercepat pengiriman hasil ke klien. Dengan begitu, klien akan merasa puas dengan hasil kerja yang kualitasnya dapat diandalkan meskipun dilakukan oleh orang yang berbeda dan format keluaran yang berbeda dari sebelumnya.

Bagi mitra baru, panduan ini sangat penting karena membantu mereka untuk beradaptasi dengan aturan kerja baru. Terutama bagi mereka yang bekerja freelance seperti jasa transkrip dan jasa terjemahan. Artinya mitra bekerja untuk beberapa perusahaan yang kemungkinan besar memiliki aturan yang berbeda.

Jika ada perubahan dalam panduan, mitra perlu segera diberitahu dan diberi versi mutakhir yang akan membantunya menyesuaikan diri. Namun, jangan terlalu sering membuat perubahan karena akan membingungkan dan menyulitkan mitra. Mintakan masukan dari mitra jika mereka menginginkan perubahan dan alasannya. Dengan begitu, perubahan panduan yang dibuat merupakan kontribusi mereka terhadap keberlangsungan usaha. (NL)

Sumber gambar: https://willwriteforfood.co.uk/2017/05/16/freelance-fails-3-work-experience-or-working-for-free/


  • 0

Memilih Ceruk Pasar

Bicara tentang usaha, maka akan menyinggung tentang pasar yang menjadi sasaran usaha. Dalam bahasa Inggris, pasar disebut dengan market yang bermakna suatu arena di mana transaksi komersial dilakukan atau sebuah pertemuan antar orang untuk melakukan pembelian dan penjualan berbagai komoditas.

Kemajuan usaha ditentukan dari kemampuan pengusaha menentukan ceruk pasar yang memerlukan jasa atau barang yang diproduksi serta lingkungan kompetisi yang harus dihadapi. Memahami pasar bermanfaat untuk dapat melakukan perencanaan sehingga jasa atau produk yang dibuat memenuhi permintaan pasar dan memiliki keunggulan yang tidak dimiliki produk lain dengan karakter yang sama.

Memilih dan menentukan ceruk pasar dan jenis konsumen juga membantu menentukan strategi perusahaan, salah satunya terkait media promosi yang akan digunakan. Dengan begitu, perusahaan juga dapat memprioritaskan penyaluran modal ke pasar potensial yang dapat membawa menguntungkan lebih besar.

Penentuan pasar akan membantu pengusaha untuk terus mencari kebutuhan konsumen dan memperluas wawasan untuk menanggapi karakter klien yang berbeda. Bagi pengusaha baru, kadang proses pemilihan dan penentuan dilakukan sambil menjalankan usaha dan mengembangkan kepekaan terhadap kebutuhan klien yang sudah ada dan klien potensial.


  • 0

Alasan Menggunakan Kalimat Pasif

Category : Article

Berikut ini adalah beberapa alasan untuk menggunakan kalimat pasif dalam Bahasa Inggris.

  • Menekankan tindakan daripada aktor. Contoh: After long debate, the proposal was endorsed by the long-range planning committee.
  • Untuk menjaga agar subjek dan fokus tetap konsisten sepanjang suatu bagian. Contoh: The data processing department recently presented what proved to be a controversial proposal to expand its staff. After long debate, the proposal was endorsed by . . . .
  • Untuk bersikap bijaksana dengan tidak menamai atau menyebutkan identitas sang aktor. Contoh: The procedures were somehow misinterpreted.
  • Untuk menggambarkan suatu kondisi bahwa aktor atau pelaku tidak diketahui atau tidak penting. Penekanan ada pada fenomena yang digambarkan. Contoh: Every year, thousands of people are diagnosed as having cancer.
  • Untuk membuat pengumuman dengan nada berwibawa atau memiliki otoritas. Contoh: Visitors are not allowed after 9:00 p.m.

  • 0

Seni Mengedit

Menulis adalah keterampilan, bukan sains. Akan ada hari dimana semua yang kita tulis berakhir di tempat sampah, baik itu secara harfiah atau recycle bin di komputer. Akan (selalu) ada hari seorang penulis harus menyusun ulang setiap kata dan frase. Pada hari-hari lainnya, setiap kata yang ditulis atau diketik seakan karya besar yang tidak terlupakan.

Berkhayal selalu membantu seorang penulis untuk optimis. Semua tulisan terbaik harus melalui proses penyuntingan. Rahasia sukses bagi banyak penulis adalah revisi. Ini kegiatan yang melelahkan karena perlu menyunting sangat teliti, dan kadang perubahan total.

Kebanyakan draft pertama adalah sampah. Itulah sebabnya para penyunting menyebutnya sebagai “draft kasar.” Tugas penyunting adalah memoles dan “menyemir” draft kasar tadi berulang-ulang, sampai halus dan bersinar. Sinar dari karya tadi yang akan menarik pembaca untuk membaca dan membelinya.

Seorang penulis biasanya menulis ratusan ribu atau mungkin jutaan kata yang harus dibuang. Kemudian menulis ribuan kata lagi yang harus disunting dan ditulis ulang. Akan ada rasa marah, kecewa, dan lelah yang harus dilalui dengan cepat karena penulis berpacu dengan tenggat dan emosi yang sedang meninggi. Seorang penulis profesional biasanya terlatih menghadapi kritik dan penyuntingan. Penulis punya hak untuk protes dan bersikeras pada pendapatnya. Semua akan berakhir dengan kompromi.

Seorang penulis tidak pernah berhenti karena proses penyuntingan dan hal ini yang membedakan mereka dari “penulis” yang tidak pernah menyelesaikan apapun. Berikan kesempatan pada diri sendiri untuk menulis dengan buruk, kemudian paksa diri untuk menyunting. Ya, kerja keras dan akan mengaduk emosi kembali, tapi dengan cara ini seorang penulis dapat menghasilkan draf akhir yang menonjol.

“You can always edit a bad page. You can’t edit a blank page.”

Sumber gambar: Sayquotable.com


Contoh Padatan Faktual dari Transkrip Wawancara

Di bawah ini kami sajikan contoh padatan faktual dari transkrip wawancara. Transkrip yang panjang tidak otomatis menghasilkan padatan faktual yang banyak karena tergantung pada kemampuan peneliti untuk menggali substansi yang sesuai dengan tujuan penelitian.

Pertanyaan

Jawaban

Padatan faktual

Bagaimana proses dengan kedutaan? Bisa ceritakan mengenai proses pernikahan mbak?

Untuk di kedutaan–.

Di KUA bagaimana? KUA dulu terus kedutaan. Bisa diceritakan gak?

Kalau di KUA itu cuma minta surat–. Yang paling penting itu surat keterangan bahwa suami masih berstatus lajang. Itu aja. Dan itu mempunyai–, saya harus menunggu umayan lama tuh, 2 minggu. Saya harus ke kedutaan, kasih passport segala macamnya. Tunggu 2 minggu karna dicari, dicek status suami saya di (00:02:53), he eh lajang. Itu yang lama, itu aja.

Perlu waktu 2 minggu untuk mendapat surat keterangan lajang dari kedutaan sebagai syarat di KUA.

Apakah ada larangan atau resistensi dari keluarga ketika mbak memutuskan menikah dengan Warga Negara Asing?

Kalau dari keluarga saya gak ada, gak terlalu mempermasalahkan itu ya. Terus yang paling penting nih, suami saya adalah orang asing yang lahir dan besar di Indonesia. Jadi dia sudah menyatu dengan Indonesia, mulai dari selera makan, perilakunya tu Indonesia banget. Jadi mudah sekali gitu diterima di keluarga. Jadi sama sekali gak ada masalah ya.

Tidak ada resistensi dari keluarga terkait menikah dengan WNA

Oh oke, oke. Jadi diterima dengan baik karna suami menyesuaikan dirinya pun baik dengan keluarga ya.

Iya begitu.

Ada berapa kakak beradik di keluarga mbak?

Saya anak kedua dari lima bersaudara. Saya bertemu sama suami ketika masih bekerja. Mungkin itu juga ya karna saya juga mandiri jadi orang tua benar-benar gak ikut campur dalam hal ini. Intinya mreka melihat calon suami baik dan bisa masuk ke keluarga, itu saja yang paling penting. Nyambung sama keluarga.

Perempuan bekerja dianggap mandiri secara ekonomi sehingga keluarga tidak ikut campur dalam memutuskan pasangan hidup.

Sumber gambar : nccwsc.usgs.gov


Menyentuh Hati melalui Tulisan

Menjadi seorang penulis profesional bukan pekerjaan mudah. Bahkan ada yang menyebutnya sebagai perjalanan yang melelahkan, penuh konflik, dan kadang menemui beberapa hambatan yang dapat menggoyahkan impian menjadi penulis. Kadang lebih mudah untuk mengabaikan impian itu dan sekadar menulis untuk iseng, tanpa keinginan untuk menerbitkan tulisan, sehingga beberapa orang menyebutnya “pipe dream”, sebuah ceruk sempit yang hanya dilalui mereka dengan tekad kuat menjadi seorang penulis.

Tidak ada yang tidak mungkin. Peribahasa ini sudah dibuktikan oleh banyak orang yang berhasil menjadi penulis baik melalui penerbitan indie atau arus utama. Keberhasilan mereka harusnya menjadi pemicu bagi penulis lainya yang masih berjuang.

Apa resep kesuksesan penulis? Menurut beberapa penulis, intinya adalah menghasilkan suatu karya yang dapat menyentuh hati dan pikiran khalayak. Apapun genrenya, jika karya tersebut menyentuh dan menggugah emosi khalayak maka mereka akan merasa karya tersebut berharga untuk dibaca dan dibeli.

Seringkali yang diperlukan adalah sedikit motivasi yang dapat mendorong penulis di kala terjebak dalam “writer’s block” atau situasi sulit lainnya. Jadi, jika kamu juga sedang berjuang untuk mendapatkan pencerahan di tengah penulisan yang mandek, berhenti sejenak beberapa saat –bukan beberapa hari– untuk menulis secara spontan dan mengisi energi untuk melanjutkan proses menulis.

Semoga cara ini berhasil menuntunmu untuk terus menulis.

Sumber gambar: http://blog.wsd.net/mainglefield/the-writing-process/