Kecepatan melakukan transkrip

  • 0

Kecepatan melakukan transkrip

Banyak yang berpikir bahwa kecepatan mentranskrip hanya tergantung pada kecepatan mengetik. Namun kalau Anda tidak mengetahui dan sedikit menguasai kata dan subyek yang dibicarakan maka kecepatan mengetik tidak berpengaruh banyak. Ambil contoh sebuah wawancara penelitian mengenai periklanan. Di dalam wawancara tersebut ada banyak istilah periklanan dalam bahasa Inggris yang dilontarkan baik oleh pewawancara dan informan. Jika transkriptor tidak menguasai, minimal pasif, bahasa Inggris dan mau mencari di internet mengenai istilah periklanan maka akan ada banyak stempel waktu (timestamp) di transkrip. Beberapa klien mungkin tidak keberatan, terutama jika kita memberitahui mereka terlebih dahulu mengenai keterbatasan atau spesialisasi subyek yang kita kuasai. Namun, beberapa akan melihatnya sebagai kelemahan sumber daya transkriptor.

Di TranscriptDOC, kami memiliki sumber daya transkriptor yang menguasai bahasa Inggris pasif dan memiliki latar belakang perguruan tinggi. Latar belakang tersebut penting untuk mengetahui kemampuan mereka memahami beberapa subyek seperti hukum, hak asasi manusia, perburuhan, kajian agama, teknologi informasi, kesehatan masyarakat, pemasaran, dan lain-lain. Jika transkriptor kami tidak memahami subyek yang sangat spesifik maka editor akan mengecek kembali beberapa bagian yang diberi stempel waktu.

Tidak bisa dipungkiri bahwa bahasa Indonesia memiliki beberapa keterbatasan dalam mengekspresikan beberapa istilah sehingga beberapa orang merasa lebih nyaman untuk menggunakan bahasa (dialek) daerah atau bahasa Inggris. TranscriptDOC telah berpengalaman mentranskrip beberapa wawancara dengan dialek daerah dan yang menggunakan bahasa Inggris. Namun penggunaan dialek daerah dan bahasa Inggris akan mempengaruhi kecepatan mengetik. Jika dalam bahasa Indonesia seorang transkriptor dapat menyelesaikan 15 menit rekaman dalam 1 jam (60 menit), maka jika percakapan dilakukan dalam dialek daerah atau bahasa Inggris atau istilah spesifik maka penyelesaian 15 menit rekaman bisa memakan waktu sampai 90 menit. Hal ini perlu diinformasikan dan dipahami oleh klien agar mereka dapat menghargai dan memberikan tenggat waktu yang wajar.

Penggunaan perangkat lunak seperti Dragon Naturally Speaking atau sejenisnya tidak banyak membantu dan tetap memerlukan koreksi dari editor. Akurasi dan kejelasan adalah dua prinsip inti TranscriptDOC dan kami berusaha untuk mempertahankannya di setiap jasa transkrip yang kami sediakan.

Image courtesy of Sujin Jetkasettakorn at FreeDigitalPhotos.net


  • 0

Transkripsi bagi Riset

Dalam beberapa tulisan terdahulu sudah diuraikan mengenai tujuan dari transkripsi sebuah wawancara atau diskusi. Kali ini kami akan memperdalamnya dari hasil bacaan tulisan Johannessen berikut.

Kebutuhan melakukan transkripsi pertama kali muncul karena peneliti ingin menyebarluaskan data yang mereka peroleh ke beberapa pihak. Terutama ketika penelitian tersebut dilakukan secara tim. Kadang kala untuk keperluan kesaksian dan pembuktian, data dalam ucapan tidak dapat dikirimkan dalam kaset karena dianggap kurang praktis dan memerlukan waktu lama sehingga perlu ditulis kemudian dikirim melalui pos kilat atau telegram.

Tujuan kedua adalah data yang tertulis memungkinkan peneliti dan/atau tim peneliti untuk melakukan temu kembali data. Misalnya dengan membaca dan mencari beberapa kata kunci, istilah atau ucapan penting, dan sebagainya.

Dengan berkembangnya teknologi internet dan perangkat untuk mentranskrip, tujuan di atas masih dirasakan penting tetapi prioritasnya berubah. Proses transkrip menjadi satu hal utama untuk dilakukan dalam proses penelitian kualitatif karena selain dua alasan utama di atas, data juga menjadi mudah untuk ditandai dan dianalisis secara cepat. Hal ini berlaku terutama dalam penelitian bahasa di mana bahasa percakapan merupakan subyek penelitian. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan transkrip sebuah penelitian.

  • Ucapan yang tumpang tindih,
  • interupsi,
  • tanda baca,
  • jeda atau berhenti,
  • penekanan,
  • fonologi,
  • morfologi,
  • suara percakapan seperti tawa, mendesah, menghela napas
  • rasa bahasa.

Jelas bahwa jasa transkrip bukan perkara mudah. Setiap data di dalam rekaman memuat informasi yang akan dipertanggungjawabkan secara ilmiah melalui serangkaian analisis. Untuk itu, gunakanlah jasa transkrip yang terpercaya, akurat dan berpengalaman untuk mengelola rekaman Anda.

Sumber: http://www.tekstlab.uio.no/phd-kurs_06_09/Johannessen-PhD-course-transcription.pdf

Gambar: www.morguefile.com


  • -

Pentingnya Tata Bahasa dalam Transkrip

Tanpa tata bahasa yang baik dan penggunaan tanda baca yang benar, transkripsi audio tidak memiliki makna apa-apa. Anda bisa saja menggunakan software converter suara menjadi teks tetapi software tersebut hanya menulis apa yang didengar tanpa membuatnya mudah dipahami. Tata bahasa dan tanda baca sangat penting dalam transkripsi verbatim karena memungkinkan pembaca memahami konteks percakapan dan emosi dari pembicara. Hal ini perlu diingat siapapun yang ingin berprofesi sebagai transkriptor agar hasilnya transkrip tepat dan akurat.

Transkriptor perlu memiliki pengetahuan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris yang baik. Oleh karena itu kami di TranscriptDOC mempekerjakan proofreader dan transcriptor lulusan akademi dan universitas yang memahami istilah bisnis dalam bahasa Inggris. 

Untuk transkriptor pemula, sangat penting untuk mengetahui seluk-beluk tata bahasa dan tanda baca sebelum seseorang bisa menjadi seorang profesional karena tata bahasa yang tidak baik akan terlihat dalam hasil transkrip. Keahlian ini didapatkan melalui belajar dan praktek, membaca banyak buku, banyak literatur, menonton banyak film, dan menerapkan pengetahuan yang sudah didapatkan. Perhatikan baik-baik setiap kalimat, pemilihan kata dan penggunaan tanda baca sehingga perlahan hasil transkrip yang dihasilkan memuaskan.

Tunjukkan hasil transkrip tersebut ke teman-teman dan minta masukan mereka. Tidak ada yang lebih baik dari kritikan teman-teman sendiri.

Ditulis ulang dari http://blog.scriptosphere.com/audio-transcription-techniques-part-3/

Sumber gambar: http://1.bp.blogspot.com/-6RZj-qsdpnc/UabzpMbyb2I/AAAAAAAAAEk/U7FgGS6w8ps/s1600/grammar.jpg