Menjadi transkriptor yang efisien

  • 0

Menjadi transkriptor yang efisien

Ada beberapa tantangan yang harus dihadapi untuk menjadi transkriptor yang efisien. Sama dengan profesi lain, pekerjaan ini memiliki dinamikanya sendiri. Transkriptor perlu mengelola irama kerja sambil mempertimbangkan potensi penghasilan yang diinginkan. Ada beberapa cara untuk melakukan efisiensi kerja.

(a) Terapkan Auto Complete atau menulis kata secara otomatis terutama di Libre Office atau easytranscript. Alat ini dapat digunakan dalam berbagai bahasa karena akan merekam kata-kata yang sering digunakan, termasuk Bahasa Indonesia. Alat ini dapat meningkatkan kecepatan menulis ketika kita sudah terbiasa menerapkannya. Bisa dimulai dengan beberapa kata yang paling sering diketik. Selain auto complete, coba cari berbagai aplikasi pintas lain yang dapat mengefisiensikan pekerjaan yang berulang. Contohnya alat auto correct yang dapat memperbaiki tulisan secara otomatis. Alat ini dapat menghemat waktu untuk mengetik dalam jangka panjang. Kita dapat menyimpan seluruh kata dan frasa panjang dan sulit yang sering muncul dalam transkrip.

b) Pelajari cara menggunakan Google. Alat canggih ini perlu dimanfaatkan dengan optimal. Adakalanya kita tidak yakin dengan apa yang didengar, pada saat ini kita dapat melakukan pencarian di Google dan melihat rekomendasi istilah atau kata yang tepat sesuai dengan konteks percakapan yang didengarkan.

c) Banyak perusahaan dan perorangan memiliki halaman Wikipedia. Terkadang, jika kita benar-benar bingung dengan apa yang dibicarakan dalam rekaman, kita dapat mengetahuinya dengan cara mencarinya di halaman Wiki mereka.

d) Jangan terpaku pada kata-kata yang tidak dapat kita dengar. Buat aturan untuk mengulang rekaman tiga kali jika mendengarkan kata yang tidak jelas. Jika kata atau kalimat tersebut masih tidak dapat didengar maka lewati dengan terlebih dulu menandai bagian tersebut dengan timestamp atau keterangan waktu. Adakalanya transkriptor baru berambisi untuk menemukan satu kata tersebut tapi hal itu akan memperlambat kerja kita. Kadangkala kata atau frasa tersebut akan menjadi jelas dalam transkrip ketika orang lain mengatakan kata itu dengan lebih jelas atau Anda dapat mengetahuinya berdasarkan konteksnya.

e) Beri waktu pada diri sendiri untuk istirahat dari pekerjaan. Selalu ada satu pekerjaan lagi yang bisa dilakukan. Kita harus bisa memberi waktu untuk refleksi dari waktu ke waktu, demi kesehatan mental diri sendiri. Dengan cara ini, kita memastikan untuk tetap menikmati pekerjaan sebagai transkriptor.

Image source: https://www.shutterstock.com/video/search/midnight-run


  • -

Memulai Bisnis Jasa Transkrip

Ada banyak usaha yang dapat dilakukan jika kamu baru lulus kuliah atau baru saja keluar dari pekerjaan karena beberapa alasan. Salah satunya adalah membuka jasa transkrip. Apa saja yang diperlukan untuk memulai bisnis yang menyediakan jasa transkrip? Di bawah ini beberapa hal yang perlu disiapkan.

  1. Komputer, bisa desktop atau laptop. Kebanyakan orang sudah memiliki komputer di rumah. Kenapa tidak dimaksimalkan? Kamu tidak perlu komputer mahal dengan spesifikasi yang tinggi. Kamu bisa mulai dengan komputer seharga 2 jutaan. Selama komputer itu bisa menjalankan perangkat lunak perkantoran seperti spreadsheet dan writer, RAM 1 GB, kamu sudah bisa jalan.
  2. Koneksi internet. Kalau kamu sudah punya HP yang tersambung dengan internet, biasanya koneksi tersebut bisa dipakai atau dibagi dengan komputer. Jadi kamu bisa memaksimalkan fungsi HP sebagai modem. Namun jika pemakaian koneksi internet lebih sering dan kecepatan yang diperlukan lebih cepat, disarankan untuk membeli modem. Kalau tidak, HP mungkin cepat panas dan rusak. Koneksi internet ini diperlukan untuk mengunduh berkas yang dikirim melalui email. Saat ini paket internet semakin murah. Itu artinya kamu bisa bekerja dari rumah atau di dalam perjalanan.
  3. Perangkat lunak pengolah kata dan angka. Banyak komputer yang sudah satu paket dengan Microsoft Office, minimal versi starter. Namun jika kamu tidak punya banyak dana sebagai modal, maka gunakanlah perangkat lunak open source yang gratis seperti Libre Office. Saya sendiri memakai Ubuntu dengan Libre Office. Hasilnya sama saja.
  4. Perangkat lunak pemutaran audio. Ada banyak perangkat lunak pemutaran audio baik yang berbayar (proprietary) dan open source. Saya selalu memaksimalkan penggunaan perangkat open source VLC yang handal, sederhana, dan mudah dipelajari. Jika kamu punya dana, ada baiknya melengkapi dengan perangkat lunak khusus untuk transkrip seperti F4 dengan pedal kaki. Perangkat lunak dan keras tersebut sangat memudahkan dan mempercepat proses transkrip.
  5. Headphone. Dapatkan headphone terbaik yang kamu dapat beli karena kekuatan dari transkrip terletak dari kualitas audio, headphone dan kualitas pendengaran. Percayalah, kamu tidak akan rugi karena headphone yang bagus akan membuat pekerjaanmu lebih  efisiensi. Pilihan saya adalah headphone Philips. Saya sudah mencoba headphone merek lain dan tidak ada yang awet dengan keluaran suara yang halus.
  6. Perangkat lunak manajemen transkrip. Ada perangkat lunak khusus untuk mengelola pekerjaan transkrip kita, terutama kalau kita punya tim yang berada di beberapa tempat. Dua perangkat lunak utama adalah Winscribe (http://www.winscribe.com/) dan ScribeManager (http://www.scribemanager.com/). Namun, jika dirasa terlalu mahal, lebih baik membayar staf keuangan freelance untuk mengelola keuangan dan administrasi pekerjaan. Kamu juga memaksimalkan penggunaan aplikasi database untuk mengelola alur kerja. Tidak hanya perangkat lunak dan SDM keuangan tersebut menghemat waktu, tetapi juga membuat pekerjaanmu terorganisir dan mencegah kesalahan.
  7. Mencari pelanggan. Salah satu perusahaan besar yang menerima aplikasi dari transcribers freelance adalah http://waywithwords.info/. Kamu juga dapat mencoba http://www.findtranscriptionwork.com/ yang merupakan situs gratis daftar pekerjaan transkripsi medis, hukum dan umum. Kamu bisa mendaftarkan resume dengan gratis. Selain kedua cara tersebut, coba ajak teman, mahasiswa untuk mencoba jasa transkripmu dengan biaya promo. Jangan lupa mengiklankan jasa transkrip di situs daring seperti berniaga.com atau olx.com.

Diadaptasi dari http://www.wikihow.com/Set-Up-Your-Home-Transcription-Office


  • -

Aplikasi open source untuk bisnis

Bisnis memerlukan dukungan aplikasi atau perangkat lunak untuk menjalankan roda transaksi dan pelayanan. Jasa transkrip yang dilakukan oleh TranscriptDOC menyadari peran penting aplikasi sebagai salah satu modal bisnis. TranscriptDOC memerlukan aplikasi yang dapat diandalkan, memiliki banyak fitur, tidak rentan dengan virus, dan harga terjangkau. Dengan pertimbangan tersebut, TranscriptDOC memilih aplikasi open source (sumber terbuka) untuk menjalankan jasa transkrip.

Aplikasi open source tidak menuntut pemakai untuk membeli atau mengeluarkan uang dalam jumlah tertentu. Paling tidak “pembayaran” bisa dilakukan dalam berbagai bentuk, misalnya dengan berpartisipasi sebagai tim uji coba aplikasi, membuat tulisan promosi dan ulasan tentang aplikasi tertentu, dan memberi donasi uang sesuai kemampuan tiap pemakai. Beberapa aplikasi open source yang digunakan TranscriptDOC dan beberapa jasa transkrip lainnya yaitu WordPress, Libre Office, sistem operasi Ubuntu atau Fedora dan turunannya, Gimp, Inkscape, Mozilla Thunderbird, Mozilla Firefox, F-spot, VLC media player, Audacity, dll. Ada banyak sekali aplikasi open source yang kadang kita sebagai pemakai tidak menyadarinya.

Aplikasi tersebut jelas bisa diandalkan karena terus diperbarui oleh tim developer dari seluruh dunia. Untuk mengetahui kelemahan dari tiap aplikasi, tim developer mengandalkan laporan dari pemakai. Di sini pentingnya partisipasi pemakai untuk terlibat dalam pengembangan sebuah aplikasi open source. Kerjasama ini sangat menguntungkan terutama bagi entrepreneur yang sedang merintis bisnis atau jasa transkrip. Dengan menggunakan aplikasi open source, pengusaha tidak saja terbantu mengurangi ongkos produksi tetapi juga memperluas jaringan kerja.

Sumber gambar: http://www.moderncourse.com/wp-content/uploads/2015/01/opensourceletters.jpg