Kerja tim dalam kerja lepas

  • 0

Kerja tim dalam kerja lepas

Ketika mendengar kata pekerja lepas atau freelance, banyak yang berpikir bahwa tidak banyak kerja tim yang diperlukan. Bekerja sebagai transkriptor salah satunya. Meskipun banyak transkriptor bekerja mandiri dan sendiri, dalam banyak hal mereka juga perlu bekerjasama dalam tim. Di TranscriptDOC, kami memperkerjakan 4 transkriptor inti yang berpengalaman dan mempunyai hasil kerja yang bagus dan cepat.

Kerjasama dilakukan dalam hal berkoordinasi dengan manajer yang mengelola pesanan dari klien. Transkriptor juga perlu berkoordinasi dengan editor yang mengecek seluruh hasil sebelum dikirimkan ke klien beserta invoice. Memang kerja utama dilakukan dan dikelola sendiri tetapi ada standar kualitas yang harus dipenuhi. Hal tersebut dilakukan dengan menjaga komunikasi yang baik dengan manajer.

Fungsi manajer dalam mengelola pekerja lepas sangat penting. Sebagai pekerja lepas, transkriptor terbiasa mengelola waktu mereka sendiri sesuai dengan kesibukan masing-masing. Manajer perlu menetapkan tenggat sesuai dengan kapasitas dari tiap orang. Seorang pekerja lepas biasanya sudah membayangkan berapa waktu yang dia perlukan untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan. Seorang pekerja lepas juga cenderung memperlakukan semua orang sebagai klien sehingga mental memenuhi standar kualitas yang baik menjadi hal yang penting dilakukan.

Beberapa hal tersebut adalah poin penting dalam kerja tim terutama dalam mengelola kerja lepas. TranscriptDOC sangat bangga karena memiliki tim yang handal. Pengalaman anggota tim kami sebagai transkriptor dan pekerja lepas sangat membantu peningkatan bisnis.


  • 0

Mitos seputar Linux

Masing-masing orang memiliki pilihan dan kesukaan pada sistem operasi (SO) tertentu. Windows dan Mac OS X adalah SO yang paling populer karena digunakan oleh lebih dari 98 persen pengguna komputer. Sementara ada pilihan lain yang sama baik dalam hal kualitas, fitur yang beragam, dan punya ketahanan terhadap berbagai jenis virus.

Sama seperti SO lainnya, Linux menawarkan banyak keuntungan dan memiliki beberapa kelemahan. Namun, ada banyak rumor seputar Linux sehingga produk ini masih dianggap misterius dan tidak layak dicoba. Itu juga yang saya alami. Saya mengenal Linux dan distro turunannya sekitar tahun 2000. Waktu itu, tampilan muka dan fiturnya tidak sebaik sekarang. Proses instalasinya pun saya rasa masih sulit.

Namun, tahun 2007, saya “memaksa” diri untuk mencobanya lagi meskipun masih dual boot dengan Windows XP. Saya semakin tertarik dan memutuskan Linux sebagai sistem operasi utama yang digunakan sehari-hari.

Jadi, alih-alih percaya dengan rumor, Anda bisa mempelajari lebih lanjut tentang Linux dan semua manfaatnya. Dengan perkembangan yang cepat, Linux menjadi jauh lebih bersahabat dan mudah untuk dipasang dan digunakan. Ini daftar mitos seputar Linux yang perlu dibongkar.
1. Hanya untuk Ahli
Pengguna komputer tidak memerlukan pengetahuan teknologi tambahan untuk menjalankan Linux dengan nyaman. Sepuluh tahun yang lalu mungkin hanya geek atau ahli komputer yang menggunakan Linux, tapi hari ini Linux menawarkan antarmuka grafis yang menarik. Satu hal kelebihannya adalah kustomisasi yang mudah dilakukan sehingga komputermu terlihat memiliki “kepribadian”. Tentu saja, tugas komputasi yang kompleks akan membutuhkan beberapa adaptasi dari SO satu ke yang lain, tetapi tidak banyak berbeda untuk melakukan perintah umum.

2. Kebal terhadap Virus
Hal ini tentu membuat SO tampak lebih menarik tapi setiap SO memiliki beberapa kerentanan terhadap malware. Berhubung SO Windows banyak digunakan maka lebih banyak virus yang menyerangnya. Linux (dan OS X) umumnya lebih terlindungi terhadap virus khas karena jenis berkas yang digunakan berbeda dari Windows.

3. Gratisan dan Berbayar
Konsep kekayaan intelektual masih belum banyak dipahami dalam masyarakat Indonesia. Windows dan OS X adalah SO yang berlisensi dan berbayar (proprietary). Banyak di antara pengguna tidak merasa membeli SO tersebut karena biasanya dijual satu paket dengan laptop. Namun, coba bandingkan harga laptop yang sudah dipasang Windows dan yang “kosongan”. Biasanya akan lebih murah yang kosongan. Banyak pengguna juga tidak merasa bersalah ketika membajak SO yang harusnya dibeli dengan harga yang mahal seperti Windows 7 atau Microsoft Office 2010.

Produk gratisan dan bagus? Ya Linux. Linux benar-benar gratis tanpa batasan lisensi. Pengguna bebas untuk mengunduh dan bereksperimen dengan kode Linux.

4. Tidak Stabil dan Tidak Dapat Diandalkan
Freeze/hang, crash, loading lambat, dan gejala putus asa lainnya sering dialami oleh pengguna SO non Linux. Selain itu, mereka juga rentan terhadap malware yang dapat mempengaruhi kinerja mesin. Linux mengatasi berbagai ketidaksempurnaan kode tersebut sehingga selama ini selalu dapat memenuhi kebutuhan kami menjalankan bisnis jasa transkrip.

5. Banyak Pilihan
Linux memiliki banyak turunan distribusi atau sering disebut dengan distro. Setiap distro memiliki fitur default yang berbeda. Anda bisa memilih distro apa yang paling sesuai, bahkan distro lokal yang dikembangkan di negara Anda sendiri dengan bahasa lokal sebagai default. Seperti taglinenya: Linux memberikan kebebasan dan pilihan.

Jangan takut mencoba satu hal yang baru. Dengan sedikit eksperimen Anda bahkan bisa menyukai dan tergila-gila dengan Linux. Tidak ada kata terlambat untuk belajar.

Diadaptasi dari http://www.noobslab.com/2015/07/6-linux-myths-misunderstandings-about.html


  • 0

Kecepatan melakukan transkrip

Banyak yang berpikir bahwa kecepatan mentranskrip hanya tergantung pada kecepatan mengetik. Namun kalau Anda tidak mengetahui dan sedikit menguasai kata dan subyek yang dibicarakan maka kecepatan mengetik tidak berpengaruh banyak. Ambil contoh sebuah wawancara penelitian mengenai periklanan. Di dalam wawancara tersebut ada banyak istilah periklanan dalam bahasa Inggris yang dilontarkan baik oleh pewawancara dan informan. Jika transkriptor tidak menguasai, minimal pasif, bahasa Inggris dan mau mencari di internet mengenai istilah periklanan maka akan ada banyak stempel waktu (timestamp) di transkrip. Beberapa klien mungkin tidak keberatan, terutama jika kita memberitahui mereka terlebih dahulu mengenai keterbatasan atau spesialisasi subyek yang kita kuasai. Namun, beberapa akan melihatnya sebagai kelemahan sumber daya transkriptor.

Di TranscriptDOC, kami memiliki sumber daya transkriptor yang menguasai bahasa Inggris pasif dan memiliki latar belakang perguruan tinggi. Latar belakang tersebut penting untuk mengetahui kemampuan mereka memahami beberapa subyek seperti hukum, hak asasi manusia, perburuhan, kajian agama, teknologi informasi, kesehatan masyarakat, pemasaran, dan lain-lain. Jika transkriptor kami tidak memahami subyek yang sangat spesifik maka editor akan mengecek kembali beberapa bagian yang diberi stempel waktu.

Tidak bisa dipungkiri bahwa bahasa Indonesia memiliki beberapa keterbatasan dalam mengekspresikan beberapa istilah sehingga beberapa orang merasa lebih nyaman untuk menggunakan bahasa (dialek) daerah atau bahasa Inggris. TranscriptDOC telah berpengalaman mentranskrip beberapa wawancara dengan dialek daerah dan yang menggunakan bahasa Inggris. Namun penggunaan dialek daerah dan bahasa Inggris akan mempengaruhi kecepatan mengetik. Jika dalam bahasa Indonesia seorang transkriptor dapat menyelesaikan 15 menit rekaman dalam 1 jam (60 menit), maka jika percakapan dilakukan dalam dialek daerah atau bahasa Inggris atau istilah spesifik maka penyelesaian 15 menit rekaman bisa memakan waktu sampai 90 menit. Hal ini perlu diinformasikan dan dipahami oleh klien agar mereka dapat menghargai dan memberikan tenggat waktu yang wajar.

Penggunaan perangkat lunak seperti Dragon Naturally Speaking atau sejenisnya tidak banyak membantu dan tetap memerlukan koreksi dari editor. Akurasi dan kejelasan adalah dua prinsip inti TranscriptDOC dan kami berusaha untuk mempertahankannya di setiap jasa transkrip yang kami sediakan.

Image courtesy of Sujin Jetkasettakorn at FreeDigitalPhotos.net


  • 0

Pemasaran jasa transkrip dan terjemahan

Bicara mengenai pemasaran suatu produk atau jasa bisa dibilang gampang-gampang susah. Berbagai macam buku, artikel, jurnal sudah banyak membahas subyek ini. Berbagai macam tips singkat dan praktis bisa ditemukan di internet. Namun kesulitan terbesar adalah menerapkan berbagai tips itu sesuai dengan konteks dan tahap suatu bisnis yang sedang dikerjakan. Hal yang sama dialami oleh jasa transkrip, notulasi, dan penerjemahan TranscriptDOC.

Layaknya bisnis yang baru berjalan, pendiri sekaligus manajer menggunakan jaringan pertemanan untuk mempromosikan jasa transkrip. Dimulai dari rekan kerja pasangan, rekan kerja kantor, rekan kuliah, kakak angkatan, dosen, dan mulai menyebar. Itu saja tidak cukup. Agar jasa transkrip dapat terus mengalir secara rutin setiap minggu, maka perlu menarik perhatian khalayak yang lebih luas. TranscriptDOC sejak awal 2011 membuat sebuah laman sederhana di www.transcriptdoc.web.id. Hasilnya? Mulai mengalir berbagai pesanan jasa transkrip.

Namun, sebuah laman juga perlu dipasarkan juga agar banyak orang yang mengetahui atau masuk dalam ranking di mesin pencari seperti Google dan Yahoo. Untuk itu, laman perlu diperbarui secara rutin, baik itu dua minggu sekali atau sebulan sekali dengan tulisan yang berisi kata kunci sesuai dengan jasa dan produk yang ingin dipromosikan. TranscriptDOC pernah memperkerjakan orang khusus untuk membuat artikel dengan beberapa kata kunci. Sampai akhirnya diputuskan untuk menuliskan sendiri artikel tersebut setiap bulan.

Banyak bisnis yang juga menggunakan media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, Line, dll. Pengelola bisnis perlu melihat dulu karakter jasa atau produk yang mereka tawarkan, karakter calon klien yang ingin mereka sasar, durasi perbaruan yang perlu dilakukan sebelum memutuskan media sosial yang akan digunakan. TranscriptDOC memiliki sebuah akun Facebook tetapi terbengkalai karena tidak ada sumber daya untuk mengelolanya. Akhirnya laman ini dihubungkan dengan akun Facebook pribadi manajer agar lebih mudah dioperasikan.

TranscriptDOC juga menggunakan laman toko online untuk memasarkan jasa. Namun, sepertinya cara ini kurang banyak menjangkau calon klien karena kebanyakan orang yang menggunakan toko online mencari produk, kebanyakan produk fashion dan gadget daripada mencari jasa. Usahakan untuk mengecek kembali sumber daya yang tersedia dalam mengelola pemasaran dan kapasitas jasa yang tersedia. ***

 

 

 


  • 0

Transkripsi bagi Riset

Dalam beberapa tulisan terdahulu sudah diuraikan mengenai tujuan dari transkripsi sebuah wawancara atau diskusi. Kali ini kami akan memperdalamnya dari hasil bacaan tulisan Johannessen berikut.

Kebutuhan melakukan transkripsi pertama kali muncul karena peneliti ingin menyebarluaskan data yang mereka peroleh ke beberapa pihak. Terutama ketika penelitian tersebut dilakukan secara tim. Kadang kala untuk keperluan kesaksian dan pembuktian, data dalam ucapan tidak dapat dikirimkan dalam kaset karena dianggap kurang praktis dan memerlukan waktu lama sehingga perlu ditulis kemudian dikirim melalui pos kilat atau telegram.

Tujuan kedua adalah data yang tertulis memungkinkan peneliti dan/atau tim peneliti untuk melakukan temu kembali data. Misalnya dengan membaca dan mencari beberapa kata kunci, istilah atau ucapan penting, dan sebagainya.

Dengan berkembangnya teknologi internet dan perangkat untuk mentranskrip, tujuan di atas masih dirasakan penting tetapi prioritasnya berubah. Proses transkrip menjadi satu hal utama untuk dilakukan dalam proses penelitian kualitatif karena selain dua alasan utama di atas, data juga menjadi mudah untuk ditandai dan dianalisis secara cepat. Hal ini berlaku terutama dalam penelitian bahasa di mana bahasa percakapan merupakan subyek penelitian. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan transkrip sebuah penelitian.

  • Ucapan yang tumpang tindih,
  • interupsi,
  • tanda baca,
  • jeda atau berhenti,
  • penekanan,
  • fonologi,
  • morfologi,
  • suara percakapan seperti tawa, mendesah, menghela napas
  • rasa bahasa.

Jelas bahwa jasa transkrip bukan perkara mudah. Setiap data di dalam rekaman memuat informasi yang akan dipertanggungjawabkan secara ilmiah melalui serangkaian analisis. Untuk itu, gunakanlah jasa transkrip yang terpercaya, akurat dan berpengalaman untuk mengelola rekaman Anda.

Sumber: http://www.tekstlab.uio.no/phd-kurs_06_09/Johannessen-PhD-course-transcription.pdf

Gambar: www.morguefile.com


  • 0

Aplikasi Manajemen Keuangan Daring

Ada kabar gembira bagi pelaku usaha kecil dan menengah. Selain aplikasi penyimpanan data daring dengan biaya yang sangat minim, saat ini juga aplikasi daring yang siap membantu mengelola keuangan. Sayangnya, aplikasi ini hanya dalam Bahasa Inggris. Namun bagi kalangan pengusaha UKM di industri kreatif, tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar dan mengejar.

Aplikasi ini bernama Wave dengan alamat di https://my.waveapps.com.  Aplikasi ini menawarkan berbagai jasa yang diperlukan oleh UKM untuk mengelola keuangan mereka dengan baik. Perusahaan pembuat aplikasi ini juga menawarkan tutorial melalui surel, webinar, dan laman mereka.

Beberapa fitur yang ditawarkan sebagai berikut.

wave-1wave-2

Ini adalah salah satu aplikasi yang diperlukan oleh berbagai industri kreatif. Salah satunya TranscriptDOC yang memberikan jasa transkrip, penerjemahan dan notulensi. TranscriptDOC mencoba aplikasi ini untuk membuat sebuah invoice. Inilah hasilnya.

wave-3

Pelaku UKM industri kreatif bisa mencoba fitur lainnya untuk menyusun laporan keuangan, invoice (tagihan) keluar, invoice masuk, statistik keuangan, dan pembayaran honor karyawan. Yuk dicoba!!