Mengatasi kejenuhan bekerja sebagai freelancer

  • 0

Mengatasi kejenuhan bekerja sebagai freelancer

Tidak semua orang bisa bekerja mandiri di rumah atau bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain. Meskipun terlihat santai dan leluasa mengatur jam kerja, bisa jadi waktu yang dihabiskan untuk bekerja jauh lebih panjang dibanding jika bekerja dari jam 9 pagi sampai 5 sore. Satu tantangan bagi freelancer adalah kejenuhan yang sering dialami karena sebagian besar pekerjaan dilakukan sendiri. Jika pun ada komunikasi dengan anggota tim atau manajer, dilakukan melalui perangkat komunikasi jarak jauh. Untuk itu, seorang freelancer, terutama transkriptor dituntut untuk dapat memotivasi diri sendiri dalam bekerja.

Memiliki perangkat komunikasi multifungsi sangat membantu mengatasi kejenuhan. Selain sebagai alat berkomunikasi, juga bisa digunakan untuk bermain, melihat web dan produk kompetitor, membaca artikel dan berita, dan informasi lain.

Jadwalkan untuk bekerja di luar rumah beberapa kali dalam sebulan. Selain itu merecanakan liburan setiap 2 minggu sekali bersama teman atau keluarga akan sangat membantu untuk mendapatkan suasana berbeda.

Memanjakan diri dengan merawat tampilan di salon sehingga menambah rasa percaya diri dan sebagai terapi relaksasi.

Berolahraga. Bekerja di rumah seringkali membuat freelancer malas untuk bergerak dan berolahraga. Jangan nomor duakan kebugaran tubuh, terutama karena berguna untuk menjaga stamina, kesehatan, dan semangat kerja.

Dengan melakukan hal-hal di atas, freelancer dapat mengurangi kejenuhan yang muncul pada saat bekerja.

Malang, 29 Mei 2016