Smartphone bagi Pengembangan Industri Kreatif

  • -

Smartphone bagi Pengembangan Industri Kreatif

TranscriptDOC –  Industri kreatif mewajibkan pengusaha untuk selalu mutakhir mengikuti perubahan, baik itu dari sisi perilaku konsumen maupun pengemasan produk atau jasa. Hampir semua usaha, termasuk jasa transkrip dan penerjemahan, dituntut untuk lebih kreatif dengan memanfaatkan internet, toko online, dan media sosial. Salah satu gadget yang membantu industri kreatif adalah smartphone.

Coba lihat di sekitar kita, hampir semua orang memiliki gadget. Mulai dari jenis MP3 player, Tablet, Netbook, Laptop, kamera, hingga smartphone. Kalo melihat ke era 1990-an, majalah atau koran menjadi media utama untuk mendapatkan informasi karena masih jarang sekali orang yang memiliki laptop atau komputer. Kondisi saat ini sangat berbeda, bahkan akan sangat aneh kalo ada orang tidak memiliki gadget elektronik tersebut.

Salah satu jenis gadget yang paling akrab dalam kehidupan sehari-hari adalah ponsel. Gadget jenis ini mengalami kemajuan dan pertumbuhan yang sangat cepat. Sekarang ponsel tidak semata-mata digunakan untuk berkomunikasi melalui suara. Teknologi baru memungkinkan lebih banyak perangkat ditanamkan di dalamnya seperti kamera, perekam video, perekam suara, peta digital, pemutar musik, jaringan internet, dan lain sebagainya. Berbagai perangkat yang ada dalam satu alat menghadirkan ponsel jenis Smartphone.

Smartphone merupakan pengembangan dari ponsel yang tetap memiliki fungsi dasar seperti telepon dan SMS. Namun ada beberapa hal yang menjadikan ponsel ini lebih “smart”. Letak perbedaannya adalah pada fitur, dimana Smartphone menggunakan beragam software untuk beragam fungsi. Contoh paling mudah adalah kita dapat membuka berkas tulisan, spreadsheet atau pdf melalui office di ponsel. Hebatnya lagi, Smartphone menggunakan akses internet dengan teknologi 3G maupun 4G sehingga pemakai terus terhubung dengan email dan media sosial. Fungsi ini sangat bermanfaat bagi pelaku jasa transkrip dan penerjemahan.

Smartphone memiliki fungsi yang mirip dengan komputer, meskipun ada beberapa kelebihan dan kekurangan. Smartphone sendiri adalah bagian dari industri kreatif. Sebagai pengusaha jasa transkrip selain menggunakan smartphone, saya juga bercermin dari teknologi ini untuk mencari celah kreativitas bagi pengembangan jasa transkrip dan manajemen informasi.

Beberapa jenis smartphone yang umum dijumpai sekarang berbasis sistem operasi Android, IOS dan Blackberry. Smartphone yang menggunakan android contohnya Samsung Galaxy S3 atau S4, selain perangkat lain yang dijual dengan harga lebih terjangkau. Pengguna dapat mengakses jutaan aplikasi Android lewat Google App Market dengan mudah. Salah satunya adalah aplikasi perekam suara yang dengan cepat bisa langsung dikirim ke TranscriptDOC untuk ditranskrip.

Keberadaan smartphone sangat membantu penyelesaian pekerjaan dan bagi pengusaha jasa transkrip seperti saya. Smartphone memudahkan proses promosi dan berkomunikasi dengan calon pelanggan. Tidak hanya itu, berbagai gadget yang ada sekarang perlu digunakan sebagai bagian dari memberi informasi dan menampung kebutuhan calon pelanggan agar inovasi seputar jasa transkrip dan penerjemahan tetap mutakhir.

Sumber gambar: http://i.huffpost.com


  • -

Menghasilkan kualitas rekaman yang bagus

TranscriptDOC –  Kualitas dari hasil transkrip sangat tergantung dari kualitas audio atau video rekaman atau suara dari pembicara dalam suatu diskusi atau wawancara. Bagi pelanggan dan calon pelanggan yang berencana melakukan wawancara atau diskusi atau pertemuan, silakan mempertimbangkan beberapa hal yang akan kami berikan agar kualitas audio dan hasil transkrip lebih baik dan dapat digunakan bagi pengambilan keputusan.

Kami tidak pernah lelah berbagi informasi tentang tips satu ini karena dari pengalaman masih banyak kualitas audio yang buruk sehingga kualitas hasil transkrip juga tidak memadai.

  • Bicara dengan pelafalan dan intonasi yang jelas. Jangan bicara terburu-buru atau menggumam atau dengan suara rendah.
  • Aturlah agar setiap orang bicara bergantian agar suara tidak tumpang tindih dan menganggu pesan yang ingin disampaikan orang lain.
  • Jika merekam menggunakan perekam digital, gunakan konfigurasi mic yang maksimal meskipun ukuran berkas akan lebih besar. Hal ini untuk menghindari kesalahan transkrip.
  • Dalam proses diskusi yang menggunakan speaker dan di ruangan yang besar, letakkan alat perekam dengan jarak yang aman agar suara tidak terlalu besar atau bergema. Untuk mengetahui jarak yang aman, cobalah merekam sebentar dan dengarkan hasilnya.
  • Lakukan proses perekaman di tempat yang bebas gangguan dari suara bising atau suara latar dari kipas angin, musik, percakapan orang lain dan sumber lain. Kalaupun suara latar tidak dapat dihindari, buatlah jarak aman sehingga tidak terdengar lebih keras daripada suara yang ingin direkam.
  • Dalam FGD atau diskusi kelompok, pastikan setiap peserta berbicara dengan jelas atau gunakan lebih dari 1 alat perekam agar dapat menangkap suara dari seluruh peserta. Jika dimungkinkan, bisa menggunakan mic wireless yang bisa dipakai bergantian.
  • Jika Anda hanya satu mic dan alat perekam, maka pastikan seluruh peserta berada di jarak yang sama dengan alat perekam dengan suara yang lantang. Jika hal tersebut sulit dilakukan, letakkan alat perekam dekat dengan/diarahkan ke narasumber utama yang pendapatnya dianggap paling penting untuk ditranskrip.
  • Dalam sesi tanya jawab, minta peserta untuk mendekati mic atau panitia membawakan wireless mic ke peserta. Jika hal itu sulit dilakukan, mintalah pada moderator untuk mengulang pertanyaan yang diajukan sebelum narasumber memberikan jawaban.
  • Gunakan alat perekam yang bagus dan mic yang sensitif.
  • Buatlah daftar pembicara, agenda pertemuan, dan informasi rujukan lain yang dapat digunakan selama proses mentranskrip.
  • Gunakan format audio atau video yang umum digunakan seperti MP3, WMA, WAV, AVI, 3GP, MOV, atau MP4.

Tips terakhir adalah coba dengarkan kualitas audio atau video yang sudah Anda buat sebelum dikirimkan ke jasa transkrip wawancara. Jika Anda mengalami kesulitan mendengarkan dan menuliskannya maka itu juga yang kami alami.

Semoga artikel ini membantu untuk menghasilkan rekaman audio atau video yang lebih baik.

Sumber gambar: http://audiophile.ph/images/products/gallery/gallery-2e155a5692.jpg


  • -

Teknik Melakukan Proofread

TranscriptDOC –  Apapun yang Anda tulis, baik itu sebuah artikel majalah, esai perguruan tinggi atau email ke klien, teks yang bebas dari kesalahan ejaan dan tanda baca adalah penting. Perangkat lunak seperti spell checker yang memeriksa kesalahan ejaan yang ada di Word atau Writer memang membantu, tetapi masih dapat melewati beberapa kesalahan. Pada saat itulah proofreading menjadi jasa yang diperlukan. Di bawah ini ada beberapa teknik untuk membuat pekerjaan proofreading Anda lebih efektif.

1. Kunci utama adalah konsentrasi. Untuk bisa mendeteksi kesalahan yang kecil seperti ejaan, maka Anda perlu berkonsentrasi. Itu berarti menyingkirkan gangguan potensial seperti ponsel, suara televisi atau radio dan tinggal membuka email.

2. Cetaklah di kertas. Orang membaca secara berbeda pada layar dan di atas kertas jadi lebih bijak jika Anda mencetak tulisan. Selain itu, jika Anda membaca dengan keras, telinga Anda mungkin menangkap kesalahan yang terlewati oleh mata Anda.

3. Hati-hati dengan homonim. Homonim adalah kata-kata yang memiliki ejaan atau pengucapan yang sama tetapi memiliki arti yang berbeda. Dalam bahasa Inggris waspadai kata seperti accept-except dan complement-compliment. Dalam bahasa Indonesia beberapa kata ditulis sama tapi memiliki makna berbeda seperti bisa (mampu atau racun ular), rapat (pertemuan atau tidak renggang), bulan (nama kalender atau nama satelit). Maka perhatikan dengan seksama .

4. Perhatikan kontraksi dan apostrof (koma satu di atas). Di dalam penulisan bahasa Inggris, orang sering tertukar ketika menulis their-they’re, its-it’s, your-you’re, dan seterusnya. Jika ada sesuatu yang bisa merugikan kredibilitas teks Anda, perhatikan kesalahan yang sering terjadi secara berulang. Juga ingat bahwa tanda kutip tidak pernah digunakan untuk membentuk kata jamak.

5. Periksa tanda baca. Fokuslah pada penulisan kata, tetapi jangan mengabaikan penggunaan tanda baca yang benar. Perhatikan kata-kata yang dikapitalisasi, hilang atau ekstra koma, titik digunakan secara tidak benar dan sebagainya.

6. Bacalah dari paragraf terakhir sampai ke paragraf awal. Ketika menulis kita biasanya menjadi buta terhadap kesalahan kita sendiri karena otak secara otomatis ” mengoreksi ” kata-kata yang salah dalam kalimat. Untuk mematahkan pola ini Anda dapat membaca teks mundur dari paragraf akhir, kata demi kata.

7. Periksa penulisan angka. Penulisan jumlah uang sebesar $ 1,000 daripada $ 100,000 memiliki makna yang berbeda. Dalam bahasa Indonesia penulisan pecahan ribuan adalah Rp 500.000 dengan titik. Begitu juga dengan kesalahan penulisan jumlah penduduk Indonesia 230 juta menjadi 230 milyar. Pastikan angka dan jumlah yang Anda tulis sudah benar dan sesuai data yang Anda rujuk.

8. Minta orang lain untuk membaca kembali. Setelah memeriksa semua poin, lebih bijak jika meminta bantuan teman atau orang lain untuk membaca kembali tulisan Anda. Besar kemungkinan orang lain akan menemukan kesalahan yang tidak Anda perhatikan. Orang kedua juga akan berada dalam posisi yang lebih baik untuk mengevaluasi apakah kalimat tersebut terdengar masuk akal atau tidak.

Diterjemahkan dan diadaptasi dari http://www.dailywritingtips.com/8-proofreading-tips-and-techniques/

Sumber gambar: http://www.gethow.org/wp-content/uploads/2014/06/proofreading.png


  • -

Apa Jadinya Jika Tidak Ada Search Engine?

TranscriptDOC –  Usaha online dan offline saat ini sangat bergantung pada search engine (mesin pencari). Beberapa search engine sangat berjasa untuk mempermudah masyarakat pengguna internet mencari informasi, termasuk mencari jasa atau layanan transkrip dan penerjemahan di Indonesia.

Search engine merupakan program komputer yang dirancang untuk melakukan pencarian atas berkas-berkas yang tersimpan dalam layanan www (web) atau di suatu jaringan. Ada berbagai search engine yang populer digunakan seperti Google, Yahoo, Bing, dsb. Jasa transkrip wawancara seperti TranscriptDOC bersaing dengan jasa lain agar bisa tampil di halaman pertama pencarian.

Apakah Anda selalu menuliskan beberapa frase atau kalimat dalam sebuah search engine ketika mencari Informasi? Search engine akan membantu Anda dalam situasi tersebut. Sesungguhnya kita tidak dapat melakukan pencarian dalam bentuk www (web), karena jumlah www (web) di dunia sangat banyak sekali. Misalnya, kita akan mencari informasi mengenai jasa transkrip, maka kita bisa menggunakan kata ‘jasa transkrip’ atau ‘transkrip wawancara’ sebagai kata kunci dalam search engine. Kata kunci ini sama dengan frase atau kalimat yang akan membantu kita menuju pada halaman web.

TranscriptDOC juga mengandalkan search engine agar dapat terhubung dengan pelanggan potensial sehingga mereka dapat menemukan kami dengan berbagai kata kunci, seperti jasa transkrip, transcription, manajemen dokumen, jasa transkrip wawancara, dll. Di tengah timbunan informasi dalam berbagai format yang ada di internet, search engine menjadi krusial.

Di dalam sebuah universitas saja telah terdapat lebih dari 50 web yang tersebar memuat beragam informasi. Informasi yang benar-benar sesuai dengan apa yang kita inginkan akan muncul bersamaan dengan informasi lain yang tidak sesuai karena kita menggunakan kata kunci yang umum. Penggunaan kata kunci yang tepat dan spesifik menjadi satu keterampilan yang perlu dikuasai untuk bisa melakukan pencarian di search engine.

Search engine digunakan oleh semua pengguna internet di seluruh dunia dalam berbagai bahasa. Hal ini membantu pengguna mengakses informasi dari dalam dan luar negeri. Bahkan banyak pula orang yang mendapatkan penghasilan yang sangat besar melalui pemograman atau memaksimalkan penggunaan search engine. Maka dari itu, jumlah situs dan halaman web diperkirakan akan terus bertambah. Gunakan kata kunci spesifik agar tidak tersesat atau terhubung dengan informasi yang tidak tepat.

Sumber gambar: http://jontavarez.com/wp-content/uploads/2014/08/search-friendly.jpg


  • -

AREMA Ada Dimana-mana

TranscriptDOC –  Pada akhir 2010, pekerjaan saya dengan organisasi sebelumnya sudah berakhir. Pada saat yang sama, kedua orang tua saya sudah pindah domisili ke Pandaan, Jawa Timur. Saat itu saya dan suami belum genap 1 tahun menikah dengan laki-laki asli Malang, Aremania sejati. Kami mengontrak di Jl. Kahfi II, belakang Universitas Pancasila, Lenteng Agung.

Perjalanan ke tempat kerja memakan waktu lama dan sangat melelahkan. Pada awal 2011, suami saya juga selesai kontrak kerja. Terlontar ide dari suami untuk pindah ke kampung halamannya di Kota Malang. Saya pernah beberapa kali ke Malang dan menyukai kota Arema ini. Namun saya tidak mungkin menganggur, apalagi di tempat baru. Malah tidak betah dan balik ke Jakarta. Kemudian saya berpikir untuk memulai bisnis dari hobi yang saya sukai yaitu jasa transkrip dan penerjemahan.

Saya juga masih asing dengan kata AREMA. Sepertinya seluruh warga Indonesia telah mengetahui kepanjangan kata ini. AREMA sama dengan Arek Malang. Saya ingin mengulas sedikit tentang AREMA, kota yang sekarang telah menjadi identitas di KTP saya. Awalnya Arema memang komunitas warga asli Malang, atau warga yang tinggal di Malang. Tetapi, saat ini AREMA lebih ramai dikenal sebagai salah satu club sepak bola di Indonesia, yaitu AREMA FC.

Memang terkadang masih sulit mengartikan AREMA, karena yang selama ini orang tahu hanya istilah arek-arek Malang. Sebenarnya yang perlu disoroti adalah keberadaan Arema yang tersebar dimana-mana, termasuk di dunia maya. Ada beberapa alasan orang tertarik mencari informasi seputar Arema

  1. Secara tidak langsung, warga Indonesia telah mengenal Arema melalui Arema FC. Jadi, nggak jarang kalo Arema jadi pembicaraan yang menarik
  2. Awalnya memang Arema, tetapi lama kelamaan bertambah ke ranah suporter Arema, pengamat Arema, sampai pada nama-nama lain dari Arema di setiap daerah di Indonesia.
  3. Banyak sekali informasi, peristiwa, maupun situasi yang akhirnya membuat Arema ramai dibicarakan. Misalnya saja keunikan bahasa walikan dari Arema, atau jargon-jargon yang mudah diingat, hingga sikap toleran warga Arema.
  4. Dalam kata Arema, tercantum Kota Malang dimana kota ini pun memiliki banyak ciri sendiri. Sehingga, apa yang menjadi ciri khas kota ini mampu membawa nama Arema ke wilayah lain di Indonesia.
  5. Banyak warga Malang yang merantau karena pekerjaan atau kuliah. Namun identitas Arema tetap kuat melekat.

Alasan-alasan itulah yang menjadikan Arema tersebar luas hingga sulit dibedakan apakah Arema sebuah komunitas atau hanya klub sepak bola. Syukurnya, ketika pindah ke Malang, saya tidak mengalami banyak kesulitan beradaptasi dan berjejaring dengan kawan-kawan pelaku usaha atau jasa di tempat ini. Alhasil TranscriptDOC lancar menjalankan usaha jasa transkrip, penerjemahan dan manajemen pengetahuan di bumi Arema.


  • -

Cara Merekam Suara di Komputer Dengan Audacity

Sebelum kita membahas tentang cara merekam file suara menggunakan Audacity atau cara merekam suara di Komputer, alangkah baiknya kita mengenal apa itu audacity. Audacity adalah software multimedia yang digunakan untuk keperluan editing audio. Software ini sangat bagus bagi anda yang hobi mengotak-atik file audio. Contohnya untuk merekam suara, menggabungkan beberapa lagu menjadi satu lagu, dan lain sebagainya. Software ini juga bisa digunakan untuk keperluan mentranskrip.

Setelah anda mengenal tentang audacity, sekarang kita masuk ke topik pembahasan, yaitu cara merekam file suara dengan audacity untuk mempermudah proses transkrip. Langkah-langkahnya sebagai berikut :

1.  Configure headset untuk recording.
Masukkan kabel headset pada konektor audio di sisi belakang PC. Masuk Control Panel > Sound & Audio Device > pilih Voice > Pada Voice Recording klik Tombol Volume, kemudian pada layar Recording Control, aktifkan select di bagian microphone.
2.  Setelah settingan headset selesai, sekarang kita pindah ke audacity
a. Bukalah audacity anda
b. Pada display Audacity, perhatikan di sebelah atas tengah, ada tulisan Microphone.
c. Klik File > pilih Preferences > Menu Audio I/O > di bagian Recording > Channels : pilih 1 Mono.
d. Masih di dalam menu Preferences > File Formats > Uncompressed Export Format > pilih WAV (Microsoft 8 bit PCM).
e. Kemudian, masih di menu Preferences > Quality > Default Sample Rate : pilih 8000 Hz > Default Sample Format : pilih 16-bit  > Ok
f. Setelah configurasi diatas selesai, kemudian anda kembali ke tampilan Audacity > Project Rate (lihat dibagian kiri bawah) > pilih 8000.
g. Memilih format waktu perekaman. Klik View > pilih Set Selection Format > pilih hr:mn:sec.
h. Lakukan proses perekaman melalui microphone di headset, dengan menekan tombol lingkaran merah yang ada di display Audacity. Jika sudah selesai, klik abu abu.
i. Dan akhirnya setelah semua selesai, kita akan menyimpan file tersebut. Cara menyimpan file hasil rekaman. Klik File > pilih Export as WAV > letakkan di directory yang diinginkan > beri nama file.
j. Bentuk sinyal suara yang direkam seperti ditunjukkan pada gambar di bawah (jika hanya berupa garis lurus, maka proses perekaman belum berhasil).
Sumber: http://www.rezkyutama.com/2012/08/merekam-suara-di-komputer-audacity.html